Sunday, July 31, 2011

Indonesiaku latah..


Sebelumnya, aku tidak mengerti apa ini termasuk sifat orang Indonesia atau tidak. Yang jelas, yang kutulis disini semuanya berdasarkan penglihatanku, pengamatanku, juga pemahamanku. Dan kumohon, jika kata-kataku ini tidak menyinggung kalian yang bersangkutan..

Latah, mungkin ini adalah salah satu sifat orang Indonesia. Why? Karena selama ini, jika sesuatu atau seseorang dengan kreativitas yang baru pasti akan diikuti, atau ada saja yang mengikutinya.
Sebagai contoh ;
1. Produk dengan kreasi terbaru, awalnya hanya satu merk saja. Lama-lama semakin bertambah merk dengan jumlah yang tak terhitung.
2. Film Indonesia, saat aku masih kecil, film/sinetron yang ditayangkan di tv sudah mulai melatah. saat itu judul yang populer adalah yang berawalan ter-, awalnya hanya satu judul saja, yaitu Tersayang, namun entah mengapa judul yang berawalan ter- semakin populer, sehingga semakin banyak menjadi, Tersanjung, Terpikat... atau mungkin tanpa sepengetahuanku ada yang berjudul Terdampar.. :D
Lalu semakin berkembang. Saat kira-kira aku masih duduk dibangku SMP, judul yang populer pada saat itu adalah sinetron yang memiliki dua kata. Dan kata pertamanya adalah Cinta dan kata keduanya adalah nama pemeran utama wanita disitu. Dan, mungkin tanpa sepengetahuanku lagi ada yang berjudul Cinta Buta, tentunya dengan pemeran utama wanita yang bernama Buta .. :D
Berkembang lagi, kali ini film bioskop, semakin banyak film yang menceritakan hantu diberbagai tempat. Entah di stasiun, terminal, sekolah, dan semuanya tidak jauh-jauh dari satu tempat, yaitu kuburan ! Padahal, kalau terus-terusan menayangkan bahwa kuburan adalah tempat yang menyeramkan itu akan membuat karakter orang Indonesia semakin beranggapan bahwa kuburan itu angker atau semacamnya. Seharusnya, kuburan adalah tempat untuk menyadarkan diri kita masing-masing, bahwa, kemanapun kita pergi, sejauh apapun, pasti akan berakhir disana..
3. Musik Indonesia, di era seperti ini musik Indonesia semakin latah. Pada awalnya, sebagian orang Indonesia menyukai boyband dan girlband dari negara asing. Tidak lama kemudian muncul boyband dan girlband asal negara sendiri. Awalnya hanya satu merk saja. Tak perlu menghitung jarak per-tahun, merk itu semakin berkembang sehingga aku sendiri tidak hafal nama merk-merk mereka..

at last, sebenarnya masih banyak lagi kalau kita benar-benar amati negara ini. Dan, sebenarnya juga, aku tidak begitu paham dengan negara asing apakah mereka memiliki sifat seperti kita ini atau tidak. Dan yang terpenting adalah, kita tidak perlu terus-terusan menyalahkan orang Indonesia yang tertular latah. Melainkan, mencari solusi dengan menyumbang kreativitas dalam otak kita agar Indonesia semakin maju dan sembuh dari penyakitnya ! semangaaaaaaat !!!

2 comments:

dian nieta azizah said...

Jiahahahah....ada yak terdampar????
mantaabbhh

fhea said...

mungkin ada kali kak, kan ceritanya gw anak pesantren yg gatau apa2. hhahaaa